Review Game: True Remembrance

Review visual novel lagi. True Remembrance bercerita tentang sebuah wabah penyakit yang dinamakan Psyche Corrosion / Dolor. Penyakit ini menyebabkan orang-orang yang terjangkit mengalami depresi yang parah sampai melakukan bunuh diri. Akibat wabah, angka bunuh diri di seluruh dunia menjadi sangat tinggi.

Untuk menanggulangi wabah tersebut, dikumpulkanlah orang-orang berkemampuan khusus yang disebut Mnemonicide. Para Mnemonicide ini bertindak sebagai dokter bagi para pasien yang terjangkit penyakit Dolor. Pengobatan dilakukan dengan cara menghapus ingatan-ingatan yang menyebabkan pasien tersebut mengalami depresi. Para Mnemonicide tersebut tinggal di dalam sebuah kota yang dijaga dengan ketat, di mana tidak sembarang orang boleh masuk/keluar dari kota tanpa izin. Mnemonicide dibagi dalam beberapa kelas berdasarkan skill-nya. Secara normal, kelas yang paling tinggi adalah kelas A, tapi menurut isu terdapat Mnemonicide kelas Omega yang levelnya jauh di atas kelas A, namun tidak pernah dilihat orang. Kelas Omega mampu menghapus “bersih” seluruh ingatan buruk tanpa meninggalkan bekas apapun yang dapat memicu ingatan tersebut muncul kembali.

Dalam cerita ini dikisahkan seorang Mnemonicide level A bernama Blackiris yang ditugaskan menangani pasien perempuan bernama La yang – menurut Blackiris – mengalami Psyche Corosion yang parah sampai ia tidak dapat menceritakan apa masalah yang dihadapinya. Karena itu, penanganan La dilakukan dalam waktu yang cukup lama. Dalam selang waktu tersebut Blackiris ditugaskan juga menangani pasien-pasien lainnya dan mengalami beberapa kejadian yang tidak terduga bersama La. Di penghujung cerita terungkaplah masa lalu La yang ternyata…

Cerita True Remembrance memiliki plot yang cukup menarik dengan ending yang bisa dibilang cukup mengejutkan. Yang menjadi moral dalam cerita ini adalah pertanyaan mengenai seberapa berharga sebuah ingatan – apakah lebih baik menghapus kenangan buruk untuk menghilangkan sakit hati, atau mencoba memperbaiki hidup dengan memegang kenangan tersebut, karena jika kenangan buruk dihapus, kenangan yang indah pun akan ikut hilang.

Cerita ini cukup pendek, bisa dibaca dalam beberapa jam saja. Walaupun alurnya one-plot (tidak ada percabangan), namun cerita ini layak dibaca dan menurut saya salah satu visual novel dengan plot terbaik yang pernah saya baca. Visual novel ini bisa didownload gratis di web insani

Advertisements
This entry was posted in Review and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Review Game: True Remembrance

  1. Captain kurO says:

    kasih pic ato skrinsyut van biar rame

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s