Radio dan Wireless

Kalau mendengar kata radio, kebanyakan dari kita akan menangkapnya sebagai siaran radio yang dilakukan oleh statiun-stasiun radio. Sedangkan kalau mendengar kata wireless, mungkin yang terpikirkan adalah teknologi transfer data tanpa kabel seperti infrared, bluetooth, WiFi, dll. Tapi sebenarnya makna kedua kata tersebut tidak sesempit itu.

Menurut definisinya, radio adalah transmisi sinyal melalui gelombang elektromagnetik dengan frekuensi di bawah frekuensi sinar tampak (masih ingat pelajaran SMA?). Pada awalnya, pengiriman sinyal demikian disebut dengan wireless telegraphy. Kata radio sendiri berasal dari kata radiate yang berarti memancarkan, pertama kali digunakan oleh fisikawan Prancis Edouard Branly pada 1897. Kata ini menjadi populer sekitar tahun 1920-an saat mulainya siaran radio di Amerika, dan akhirnya diadopsi ke Eropa dan Asia. Inggris masih menggunakan kata wireless sampai pertengahan abad 20.

Kata wireless menurut asal katanya berarti transfer sinyal yang dilakukan tanpa kabel konduktor. Jadi wireless merupakan istilah yang lebih umum untuk menyatakan komunikasi tanpa kabel. Teknologi wireless ini meliputi teknologi radio, telepon selular, GPS, WiFi, infrared, dsb. Jadi radio adalah salah satu bentuk dari teknologi wireless.

Teknologi radio juga bukan hanya sebatas siaran-siaran radio. Radio banyak digunakan oleh militer, misalnya untuk mengirimkan pesan-pesan rahasia. Salah satu bentuk pemakaian radio oleh militer yang sering kita lihat di film-film adalah RADAR (Radio Detection And Ranging).

Selain itu ada juga yang disebut dengan radio amatir. Radio amatir adalah sebuah hobi yang memanfaatkan radio, misalnya untuk ngobrol-ngobrol lewat radio atau untuk siaran amatir. Para radio-amatiran harus memiliki lisensi untuk menggunakan frekuensi radio tertentu. Unit ARC ITB merupakan salah satu klub yang semula didirikan sebagai tempat perkumpulan orang-orang yang tertarik dengan radio amatir.

Perkembangan teknologi radio dan wireless benar-benar telah memudahkan hidup kita. Bisa dibayangkan kalau tidak ada teknologi ini, maka tidak akan ada siaran radio, TV, handphone, WiFi, dll. Berkat adanya teknologi ini, komunikasi jarak jauh menjadi semakin mudah.

Referensi:

http://en.wikipedia.org/wiki/Radio
http://en.wikipedia.org/wiki/Wireless

Advertisements
This entry was posted in just archive. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s